Selasa, 27 Januari 2015

Kenaikan Tingkat




Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Semarang, Kemarin (25/1) sukses mengadakan kegiatan kenaikan tingkat yang diikuti oleh seluruh ranting dan komisariat se-Kota Semarang. Adapun kegiatan ini di tuan rumahi oleh ranting Ngaliyan yang menjadikan lapangan depan Polsek Ngaliyan sebagai tempat kegiatan.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemanasan dan latihan fisik ringan seperti sit up, push up dan sper perut. Dilanjutkan dengan tes ke-SH-an yang mana dibagi antar sabuk. Peserta sendiri terdiri dari sabuk polos, jambon dan ijo dimana polos mendominasi. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok memasuki pos yang ditunjuk. Didalam pos tersebut, dilaksanakan tes senam dasar dan jurus yang dinilai langsung oleh warga penguji. Setelah tes ke-SH-an, senam dasar dan jurus, tiba saatnya pada tes sambung. Tes sambung dilakukan dengan syarat tidak boleh sambung dengan satu ranting atau komisariat. 
 
Acara berakhir pada pukul 17.00 WIB dengan kegiatan penutup jogging 12 kilometer. Semua peserta dinyatakan lulus tes dan berhasil mendapatkan sabuk baru. Selamat kepada para peserta kenaikan tingakat. Semoga dengan warna sabuk baru menjadikan semangat baru yang lebih baik.

Rabu, 21 Januari 2015

Pra-kenaikan Tingkat




Awal periode 2015 yang luar biasa dibuka dengan kegiatan yang amat luar biasa pula. Kenaikan tingkat yang ada di depan mata, menjadi tombak diadakannya kegiatan prakenaikan tingkat yang di selenggarakan 3 hari setelah pelantikan. 

Selasa, 20 januari 2015, 21 siswa jambon dan 11 siswa polos mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan dimulai tepat pukul 19.30 dengan pemanasan terlebih dahulu, dilanjut dengan jogging. Setelah itu, para siswa harus melewati tes di beberapa pos. diantaranya pos senam dasar, pos jurus serta pos fisik dan mental.

Di tiap-tiap pos, setiap siswa diuji dengan materi yang telah mereka dapatkan pada latihan rutin yang meliputi senam dasar dan jurus. Sementara dalam pos fisik dan mental, disana para siswa di didik untuk menjadi pribadi yang kuat dan memiliki rasa berani yang tinggi.

Kegiatan pra-kenaikan sendiri sudah dilakukan sejak lama, dengan maksud agar para siswa lebih siap dan dikenalkan dengan keadaan saat kenaikan tingkat yang diselenggarakan oleh cabang. Dengan pra-kenaikan tersebut, dirasa cukup efektif untuk melatih siswa untuk lebih mempersiapkan materi yang akan diujikan dalam tes kenaikan tingkat.

Senin, 19 Januari 2015

Dengan Berkreasi Kita Raih Prestasi



Setelah satu tahun lamanya pada tahun 2014, Mbak Nur Hayati berjuang membawa bahtera UKM PSHT Komisariat Walisongo merintangi samudera luas nan penuh gelombang, inilah masanya regenerasi kepemimpinan. Seorang sosok yang lembut dan ramah telah berhasil meyakinkan para anggota untuk memilihnya sebagai ujung tombak penerus perjuangan Mbak Nur. Beliaulah Mas M. Nur Chasbullah.


Tepat pada tanggal 17 Januari 2015, UKM PSHT Walisongo menyelenggarakan kegiatan Pelantikan Pengurus dan Musyawarah Kerja periode 2015. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PSHT cabang Kota Semarang, mas C. Dayat, S.Sos, yang didampingi oleh sekretarisnya yaitu mas Sipit. Ada pula mas Abdul Mukti dan juga mas Jono, presiden DEMA UIN Walisongo, M. Luthfi, para pengurus dan anggota UKM PSHT, para alumni diantaranya mas Roni, mas Hadi, mas Akmal, mas Ansori, dll. pelantikan dilakukan oleh Ketua Cabang, mas Dayat, dan disaksikan oleh seluruhhadirin. Dilanjutkan dengan acara serah terima jabatan yang dilakukan oleh ketua domisioner 2014, mbak Nur Hayati kepada mas Bul.
 
Dengan diserahkannya jabatan dari Mbak Nur kepada Mas Bul, maka telah resmilah UKM PSHT Walisongo berganti nahkoda. Semoga apa yang Beliau visikan dan misikan dapat tercapai dengan baik dengan kinerja yang maksimal dari para pengurus. Selamat berjuang mas Bul, lanjutkan bahtera ini lurus menuju pantai harapan

Minggu, 11 Januari 2015

SH Terate Cup se-Kota Semarang 2015



Tahun baru dalam UKM PSHT Walisongo disambut dengan adanya kepengurusan baru yang di nahkodai oleh Mas M. Nur Chasbullah. Sambutan akan kepengurusan baru tersebut begitu meriah dimana akan ada banyak turnamen di tahun 2015. Beberapa waktu lalu, tanggal 1-4 Januari 2015 sebuah turnamen telah membuka sejarah bagi kepemimpinan Mas Chasbullah. Turnamen Setia Hati Terate Cup (yang selanjutnya kan kita sebut SH Cup) se-kota Semarang yang diselenggarakan di MAN 2 Semarang (Genuk) telah membawa Terate Walisongo menjuarai beberapa kategori.


Dari 14 atlet yang diterjunkan (mas Yahya, mas Wisnu, mas Aji, mas Rokhim, mas Agus, mas Maliano, mas Rohman, mas Azhar, mas Trestyo, mbak Nur, Bella, Zaka, Septi dan Imam), mendapatkan 1 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. Diantaranya ialah Kategori kelas A Putra Dewasa oleh mas Wisnu Tri Pamungkas yang telah memperoleh juara 1, kategori kelas B Putri Dewasa oleh mbak Nur Hayati memperoleh juara 2. Zakaria Hendra Cahyadi yang diterjunkan untuk kategori Laga kelas B Putra berhasil menggondol juara 3. Selanjutnya ada Bella Reka Fitriani yang memainkan kategori Laga kelas C putri berhasil membawa gelar juara 2. Ada juga mas Yahya Alaudin di kategori Laga kelas E Putra mendapatkan juara 3. Begitu pula dengan mas M. Abdul Rokhim yang memainkan kategori D Putra menyumbangkan juara 2. Mas Tri Ahmad Aji menyumbangkan juara 3 untuk UKM dengan kelas F Putranya. Sedangkan untuk kategori seni kolosal, UKM PSHT Walisongo menempati juara 2 dengan punggawa mas Abdurrohman, mas Agus Budiono, mas Azhar Farih, mas Trestyo Edi serta mas Maliano Perdana.
Jayalah Terate Emas Walisongo, berjuanglah untuk masa depan yang gemilang.

MUSKOM XX






Inilah akhir dari kepengurusan periode mbak Nur Hayati, dan datanglah saatnya pertanggungjawaban yang di realisasikan dengan adanya MUSKOM XX (Musyawarah Komisariat XX) pada 24-25 desember 2015. MUSKOM yang dihadiri oleh para anggota UKM, DPK dan alumni (tim peninjau) berlangsung panas engan terjadinya tarik ulur antara pengurus yang sedang melaporkan pertanggungjawabannya dengan tim peninjau. Laporan pertanggungjawaban yang memakan waktu lebih dari 12 jam tersebut akhirnya diterima dengan syarat meskipun pada awalnya sempat ada suara penolakan. Pendomisioneran-pun menjadi penutup laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2014.

Acara berlanjut dengan pemilihan ketua umum baru periode 2015 dengan kandidat pertama: mas M. Nur Chasbullah, kedua: mas Heri Supriyadi, ketiga: mas Ags Budiono, keempat: mas Hamzah Prasetya Nugraha. Pemilihan dilakukan secara demokrasi dengan cara mengambil suara dengan mencoblos kertas suara. Saat pemilihan berlangsung, kandidat nomor dua yakni mas Heri meninggalkan tempat dan langsung dianggap gugur. Tiga kandidat yang tersisa  berjuang di kursi pemilihan dengan tenang. Kurang lebih 15 menit, satu persatu anggota yang hadir dipanggil untuk menyampaikan suara. Penghitungan suara dilakukan dengan 4 orang saksi yang telah disepakati di dalam persidangan. 47 suara didapatkan oleh mas M. Nur Chasbullah, mas Agus Budiono memperoleh suara dan mas Hamzah Prasetya mendapatkan 5 suara.
Selamat kepada ketua terpilih mas M. Nur Chasbullah, semoga beliau mampu membawa PSHT Walisongo lebih baik kedepannya.